Mendeteksi Kondisi Kesehatan Melalui Rambut

Rambut adalah organ tubuh seperti benang yang tumbuh di kulit hewan dan manusia. Namun pada umumnya istilah rambut lebih sering diartikan sebagai rambut panjang yang tumbuh di atas kepala. Baik wanita maupun pria berpendapat bahwa mempunyai rambut yang sehat dan indah sangat penting. Karena pada dasarnya rambut sangat menunjang penampilan seseorang secara keseluruhan. Karena itu merawat dengan baik dan teratur adalah salah satu cara untuk mendapatkan dan menjaga kondisi rambut seperti yang didambakan. Namun tahukah anda, bila selama ini kita hanya mengenal rambut kusam, berketombe ataupun rontok hanya merupakan masalah rambut biasa ternyata masalah-masalah tadi bisa menjadi indikasi kesehatan ataupun penyakit tertentu sang pemilik rambut. Berikut ini adalah penjelasan bagaimana mendeteksi kondisi kesehatan melalui rambut.

Rambut Kusam Dan Kering

Banyak yang beranggapan memiliki rambut kusam dan kering adalah faktor bawaan sejak lahir. Meski ada benarnya namun seseorang dengan rambut ini harus berhati-hati karena bisa jadi tanda dari Hypothyroidism atau suatu kondisi dimana kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon hingga metabolisme terhambat. Mereka yang terjangkit Hypothyroidism juga akan mengalami lonjakan berat badan, kelelahan tanpa sebab, serta kedinginan. Kelenjar tiroid adalah bagian dari sistem endokrin yang terletak di bawah pita suara dan berperan memproduksi hormon untuk membantu metabolisme tubuh. Hormon tiroid ini juga membantu mengatur suasana hati, berat badan, dan kadar energi.

Seorang dokter yang juga penulis buku kesehatan dr. Mery Shomon mengatakan kebanyakan wanita menderita Hypothyroidism. Rambut kering dan kusam serta kerontokan pada rambut alis adalah satu tandanya. Selain rambut kering, gejala lain rambut Hypothyroidism adalah kuku rapuh, kelelahan, nyeri sendi serta kedinginan. Pengobatan gejala ini melibatkan hormon untuk menebus yang tidak diproduksi oleh tubuh anda.

Rambut Berketombe

Rambut berketombe merupakan salah satu cara untuk mendeteksi kondisi kesehatan melalui rambut. Kepala atau rambut berketombe adalah masalah yang paling banyak dialamai manusia. Meski banyak yang menganggap sepele namun ketombe di kepala bisa menjadi masalah yang serius. Jika ketombe mulai berubah menjadi bercak bersisik tebal itu bisa jadi tanda seseorang mengalami psoriasis atau penyakit autoimun dimana kulit mengalami proses pergantian sel yang lebih cepat.

Berdasarkan penelitian 2-3% penduduk dunia hidup dengan psoriasis. Hampir separuhnya mengalami di kulit kepala dengan gejala awal mirip ketombe. Bedanya sisik yang berjatuhan psoriasis lebih lebar dari ketombe biasanya dan warnanya agak perak. Psoriasis yang menyerang kulit ditandai dengan munculnya sisik berwarna keperakan dan dibarengi dengan rasa gatal, perih dan penebalan kulit dengan warna kemerahan. Bila sisik ini dilepaskan maka akan timbul bintik pendarahan di kulit pada bagian bawahnya. Psoriasis tak hanya terjadi di kepala namun juga di kuku, siku, lutut, telapak tangan dan wajah. Jika dibiarkan penyakit ini bisa menyebar ke seluruh tubuh atau erotrederma dan dapat mengancam jiwa.

Rambut Beruban

Selain sering dikaitkan dengan faktor usia, uban juga bisa menjadi indikasi bahwa seseorang sedang stres atau trauma. Banyak peneliti yang meyakini bahwa stres dapat memicu reaksi berantai yang menghambat kerja folikel rambut untuk mengirimkan melanin, pigmen warna pada rambut. Menurut Diana Bihova, seorang pakar dari Medical Centre New York University stres yang berlebihan bisa menguras cadangan vitamin B12. Terkurasnya vitamin B12 akan mempercepat tumbuhnya uban di kepala.

Salah satu solusi untuk menghambat pertumbuhan uban adalah dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin B12. Selain itu, perbanyak tertawa dan lepaskan stres dengan selalu berpikiran positif.

Rambut Rontok

Mendeteksi kondisi kesehatan melalui rambut berikutnya adalah rambut rontok. Rata-rata orang kehilangan sekitar 100 rambut sehari sehingga kerontokan menjadi sesuatu yang dianggap normal. Namun anda harus waspada ketika rambut menipis karena yang rontok tidak tergantikan. Jika mengalami kondisi tersebut, anda berarti sedang mengalami stres. Dalam kasus lain, rambut rontok bisa jadi akibat ketidakseimbangan hormon.

Rambut Rontok Dengan Pola Melingkar

Rambut rontok dengan pola melingkar atau disebut juga alopecia areata. Istilah ini adalah kondisi autoimun atau kelainan pada kekebalan tubuh yang dipengaruhi kondisi auto imun lain seperti rheumatoidarthritis, diabetes awal, dan penyakit tiroid. Kerontokan seperti ini bisa terjadi pada semua usia. Jadi bagi mereka yang mengalami kerontokan rambut luar biasa dengan kondisi melingkar harus hati-hati karena bisa jadi bukan fenomena biasa dan lebih disebabkan oleh kondisi kesehatan seperti gejala penyakit diabetes atau tiroid. Alopecia areata juga banyak dialami oleh penderita down syndrome, suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat belajar dan melakukan pembangunan fisik. Gejala awal yang sering dialami seseorang rambutnya rontok dengan melingkar adalah kesemutan di bagian kepala.

Itulah beberapa cara mendeteksi kondisi kesehatan melalui rambut. Sekian dan semoga bermanfaat… 🙂

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!