Manfaat Air Putih Untuk Penderita Asam Urat

Air putih mempunyai dampak yang positif bagi kesehatan tubuh manusia secara keseluruhan. Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan membantu melancarkan sistem pencernaan, sehingga masalah-masalah pencernaan seperti sembelit atau maag dapat kita hindari. Air putih bersifat sebagai pembersih organ, membawa sampah-sampah dalam tubuh untuk dikeluarkan melalui urine. Air mempunyai pengaruh yang cukup signifikan untuk mengatasi asam urat. Manfaat air putih untuk penderita asam urat bisa dirasakan karena air putih yang masuk ke dalam tubuh berguna untuk meluruhkan dan mengeluarkan kristal asam urat dalam tubuh untuk dibuang.

Selain manfaat air putih untuk penderita asam urat, air putih sangat baik untuk menjaga keoptimalan kerja organ ginjal. Jika kinerja ginjal baik, pembuangan pun menjadi baik. Ini menjadi faktor penting dalam mengendalikan kadar asam urat dalam darah agar tidak terjadi penumpukan asam urat yang akhirnya bisa menyebabkan penyakit asam urat.


Obat Herbal Asam Urat

 

Apa manfaat air putih untuk penderita asam urat dan kenapa air bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia? Alasan yang pertama, karena air berhubungan dengan komposisi tubuh manusia itu sendiri. Kecukupan air sangat berpengaruh pada keoptimalan kinerja tubuh. Komposisi tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air. Bila dibanding dengan kandungan zat-zat yang lain, Kandungan air pada tubuh manusia jumlahnya jauh lebih besar. Sebanyak 60% air terkandung pada orang dewasa. Komposisinya dibagi menjadi dua zona yang berbeda, yaitu terdapat dalam sel tubuh (intraseluler) dan berada di luar sel (ektraseluler). Yang termasuk air di luar sel adalah air dalam cairan otak, cairan mata dan hidung, getah bening, dan cairan pada saluran pencernaan.

Jumlah air yang terkandung dalam tubuh manusia tergantung pada usia. Pada bayi, kandungan air dalam tubuhnya mencapai 75%. Persentase air ini berkurang pada orang tua sampai dengan 50%. Kandungan air juga bervariasi tergantung tubuh (ramping dan lemak massa). Otot-otot mengandung air lebih banyak dari lemak tubuh.

Meskipun komposisi tubuh kita sebagian besar terdiri dari air, air tidak bisa tersimpan di dalam tubuh kita. Maka dari itu, kita harus rajin mengkonsumsi air agar tubuh kita tidak mengalami dehidrasi (kekurangan cairan).

Muntah berlebihan atau diare yang berkepanjangan adalah kondisi yang sangat berbahaya. Bila jumlah cairan yang keluar tidak segera diganti maka bisa membahayakan nyawa orang yang bersangkutan. Terlebih bila muntah dan diare terjadi pada bayi.

Menurunnya jumlah air dalam tubuh membuat fungsi organ-oran tubuh akan menurun dan lebih beresiko terganggu oleh virus, bakteri dan lain-lain. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2 – 2,5 liter per hari (8-10 gelas). Suhu dan kondisi lingkungan akan sangat mempengaruhi kebutuhan tubuh akan air. Untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap stabil dan terhindar dari terjadinya dehidrasi, kita harus memperhatikan suhu dan kondisi lingkungan sekitar kita.

Dehidrasi terjadi ketika kadar kandungan air dalam tubuh terlalu rendah. Kondisi ini bisa dihindari dengan memperbanyak asupan cairan. Gejala-gejala dehidrasi, diantaranya tubuh letih, lemah, halusinasi, urin berwarna terlalu gelap, bibir kering dan pecah-pecah, saluran hidung kering, daya respon rendah, murung, lesu, pusing dan sakit kepala. Jika kondisi tersebut berlarut-larut, ginjal akan gagal bekerja dan tubuh tidak mampu membuang hasil sisa-sisa proses metabolisme yang beracun. Bahkan, pada kondisi yang sudah ektrim, hal ini dapat mengakibatkan kematian.

Kekurangan air dalam tubuh sangat berbahaya karena dapat menurunkan ingatan atau kehilangan fokus pikiran. Kekurangan air bisa menyebabkan jantung berdetak lebih cepat dan mengakibatkan kita cepat lelah. Beberapa penyakit lain yang disebabkan karena kekurangan air putih, yaitu penyakit stroke pembuluh darah otak, jantung koroner, obesitas pada anak, kanker usus besar dan gangguan saluran kencing.

Air sangat vital bagi produksi energi di sel tubuh, seluruh metabolisme, dan untuk kerja neurotransmitter. Neurotransmitter adalah cairan kimia yang berasal dari saraf. Cairan ini bertugas membawa berbagai pesan dan sensasi ke otak. Kerja transmitter juga sangat bergantung pada air karena di sepanjang saluran saraf terdapat saluran air mikro untuk jalannya air.

Aliran air inilah yang mengangkut neurotransmitter hingga ke ujung-ujung saraf. Bila tubuh mengalami dehidrasi, transmisi dalam saraf terganggu dan fungsi otak pun melemah. Kekurangan 2% cairan tubuh saja bisa mengakibatkan hilang ingatan jangka pendek (short term memory loss).

Itulah tadi penjelasan mengenai manfaat air putih untuk penderita asam urat. Sekian dan semoga bermanfaat.


Manfaat Air Putih Untuk Penderita Asam Urat

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!