Efek Negatif Seafood Terhadap Asam Urat

Efek Negatif Seafood Terhadap Asam Urat – Membayangkan hidangan laut memang membuat air liur kita menetes. Kelezatannya sangat memanjakan lidah dan eksotis. Hidangan laut bukan hanya lezat, tetapi secara umum juga digolongkan sebagai makanan sehat, misalnya, ikan berlemak seperti salmon, tuna, atau sarden yang kaya akan omega 3. Di Indonesia, dikenal banyak sekali kerang-kerangan, seperti tiram, lokan, dan lain sebagainya. Namun, dibalik kelezatannya, ternyata ada efek negatif seafood terhadap asam urat terutama jenis kerang-kerangan. Makanan laut jenis ini bukan hanya tinggi kolesterol, tetapi juga meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Pasalnya, kerang-kerangan termasuk dalam makanan yang banyak sekali mengandung purin dan memiliki kandungan protein yang tinggi. Beberapa jenis makanan yang berkadar purin tinggi, antara lain daging, protein hewani, seafood, dan sayur-sayuran seperti bayam, lentil, jamur, dan kol.

Dalam sebuah penelitian, tim peneliti berusaha mencari tahu kaitan antara seafood, daging, dan produk susu dengan resiko asam urat. Selama 12 tahun tim peneliti mengikuti riwayat kesehatan 47.150 pria yang tak memiliki riwayat asam urat sebelumnya dan mencatat setiap kasus baru. Para peneliti menggunakan data kuesioner American College Of Rheumatology untuk mencari kriteria asam urat. Pola makan ditelaah setiap empat tahun sekali melalui kuesioner.

Selama kurun waktu penelitian, ditemukan 730 kasus asam urat baru. Konsumsi daging seafood dan daging yang tinggi disinyalir dapat meningkatkan resiko penyakit asam urat. Sementara itu di lain sisi, diet tinggi produk yang mengandung susu justru dapat menurunkan resiko tersebut. Karena itu, Janganlah berlebihan dalam mengkonsumsi makanan seperti daging dan seafood.


Obat Herbal Asam Urat

 

Selain mengandung purin tinggi, kerang-kerangan juga memiliki konsentrasi berbagai bakteri yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan kerang hidup berkelompok di dasar laut dangkal dekat pantai, tempat berkumpulnya buangan industri dan sampah manusia terhimpun. Hal inilah yang menyebabkan kerang tercemar oleh zat racun dan bakteri di dasar laut, sedangkan ikan dan udang tidak akan tercemar karena mereka berenang diatasnya.

Dampak negatif konsentrasi kerang bagi tubuh bisa muncul jika di dukung dengan pengolahan yang tidak tepat. Umumnya, di rumah makan seafood, kerang hanya dicelup dengan air mendidih sebentar. Cara ini, menurut para ahli kuliner, menjamin terpeliharanya hormon yang berkhasiat bagi pemakannya. Ini belum terbukti secara ilmiah dan cara masak ini tidak menjamin terbunuhnya kuman yang terdapat pada tubuh kerang itu. Apalagi, kalau kuman itu sudah sempat menimbulkan spora.

Di luar negeri, ada peraturan supaya kerang yang akan dikonsumsi harus selalu dipurifikasi dahulu sebelum dilempar ke pasaran. Di Indonesia, hal ini belum dilakukan. Sebelum menghidangkan kerang, perlu sekali orang merendam kerang dalam air laut bersih selama minimal 24 jam. Kontaminasi oleh kuman bisa berkurang bila kerang itu dipurifikasi dahulu sebelum dikonsumsi.

Demikianlah pembahasan mengenai efek negatif seafood terhadap asam urat. Terima kasih dan semoga bermanfaat…. 🙂


programdetoksifikasi

 

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!