Cara Pengobatan Asam Urat Secara Medis

Cara pengobatan asam urat secara medis memiliki dua tujuan utama, yaitu penanggulangan radang sendi yang sakit dan pengendalian kadar asam urat dalam tubuh agar stabil. Pengendalian kadar asam urat terbagi dua, yaitu penurunan kadar asam urat dengan mempercepat atau meningkatkan pengeluaran asam urat lewat kemih dan penurunan kadar asam asam urat dengan menekan produksinya. Ada tiga jenis obat yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Pertama, untuk mengatasi peradangan sendi digunakan kelompok obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS). Kedua, untuk meningkatkan pengeluaran asam urat digunakan kelompok obat inhibitor xanthine oxidiase (IXO). Ketiga, untuk menghambat produksi asam urat digunakan kelompok obat urikosurik.


Obat Herbal Asam Urat

 

Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai cara pengobatan asam urat secara medis:

Obat Anti-Inflamasi Non Steroid (OAINS)

Obat anti-inflamasi non steroid (OAINS) adalah kelompok obat yang memiliki efek analgesik, antipiretik, dan anti-inflamasi. OAINS ini berfungsi sebagai antinyeri (meredakan atau menghilangkan rasa nyeri), mengurangi demam, dan mengurangi peradangan (inflamasi). Yang termasuk kelompok obat-obatan ini adalah naproxen, ibuprofen, dan aspirin. Paracetamol (acetaminofen) tidak termasuk golongan OAINS karena mempunyai efek anti-inflamasi yang kecil.

Efek samping utama terkait penggunaan OAINS adalah menyebabkan iritasi langsung maupun tidak langsung pada saluran cerna. Biasanya, pemberian obat OAINS ini disertai dengan pemberian obat yang dapat melindungi dan mencegah efek samping tersebut.

Inhibitor Xanthine Oxidiase (IXO)

Cara pengobatan asam urat secara medis yang kedua adalah dengan Inhibitor Xanthine Oxidiase (IXO). Obat dalam kelompok IXO berguna untuk menghambat terjadinya metabolisme purin menjadi asam urat. Artinya, obat ini akan mengurangi pembentukan asam urat. Pemberian obat IXO bertujuan untuk jangka panjang, sehingga dosis obat diberikan secara bertahap. Dimulai dengan dosis kecil, lalu secara bertahap dinaikkan. Tahapan ini bertujuan untuk menghindari turunnya kadar asam urat dalam darah secara tiba-tiba. Penurunan kadar asam urat secara drastis justru akan menyebabkan munculnya serangan gout akut.

Allopurinol adalah salah satu jenis dari kelompok IXO. Obat ini biasa diberikan dengan dosis 50-300 mg per hari. Efek samping dari penggunaan Allopurinol adalah terjadi alergi ringan, seperti gatal-gatal atau alergi berat, seperti melepuhnya sebagian kulit tubuh.

Obat Urikosurik

Obat yang tergolong dalam obat urikosurik berguna untuk memperbanyak pengeluaran asam urat lewat urine. Sehingga, urine yang dibuang mangandung asam urat yang tinggi. Jadi, semakin banyak urine yang dikeluarkan tubuh, semakin banyak asam urat yang keluar. Ketentuan yang harus diperhatikan dari obat urikosurik adalah penderita tidak boleh mengalami hiperekskresi sebelumnya. Seseorang dikatakan hiperekskresi jika dalam urine terdapat asam urat melebihi 1000 mg per hari. Pembuangan asam urat yang berlebihan dapat memicu terbentuknya batu urat dalam saluran kencing.

Itulah beberapa cara pengobatan asam urat secara medis. Sekian dan semoga bermanfaat.. 🙂


programdetoksifikasi

 

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!