Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasi Obesitas Pada Anak

Apa itu obesitas? obesitas adalah kondisi dimana terjadi penumpukan lemak yang berlebihan di bawah kulit atau jaringan lainnya di dalam tubuh akibat jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih besar daripada jumlah kalori yang dikeluarkan. Anak yang menderita obesitas beresiko menderita obesitas juga pada saat remaja hingga dewasa. Anak yang berusia 2-19 tahun dikatakan menderita overweight dan obesitas jika Indeks Massa Tubuh (IMT) anak diatas persentil ke-85 pada grafik tumbuh kembang anak sesuai usia dan jenis kelaminnya. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak penjelasan berikut ini mengenai penyebab, gejala dan cara mengatasi obesitas pada anak.

Penyebab Obesitas Pada Anak

Tahap pertama dari penjelasan mengenai penyebab, gejala dan cara mengatasi obesitas pada anak adalah mengenal penyebabnya. Obesitas terjadi akibat jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh (akibat terlalu banyak makan) lebih besar daripada jumlah kalori yang dikeluarkan oleh tubuh (akibat aktivitas fisik yang kurang). Penyebab obesitas pada anak, antara lain:

  • Anak tidak mendapatkan ASI yang cukup.
  • Konsumsi makanan cepat saji dan soft drink yang mengandung lemak dan gula yang tinggi.
  • Faktor keturunan. Resiko anak menderita obesitas lebih tinggi jika memiliki orang tua obesitas.
  • Aktivitas fisik yang kurang atau perilaku sedentari, misalnya anak jarang bermain di luar rumah, hanya duduk-duduk main game saja.

Gejala Atau Tanda Obesitas Pada Anak

  • Perut gendut.
  • Muka tampak bulat.
  • Saat tidur biasa mendengkur.
  • Jari tangannya runcing.
  • Terdapat lipatan-lipatan pada pundak.
  • Sekitar paha seringkali lecet akibat gesekan saat anak berjalan.
  • Pada anak laki-laki, penis terbenam oleh lemak di sekitarnya.

Penanganan Obesitas Sejak Dini

  • Menerapkan pola hidup sehat: membatasi makanan yang tinggi dan gula serta menyediakan makanan keluarga yang sehat.
  • Meningkatkan aktivitas fisik.
  • Screening obesitas pada anak yang berusia di atas 6 tahun.

Cara Mencegah Obesitas Pada Anak

Selain mengenal penyebab, gejala dan cara mengatasi obesitas pada anak, penting juga untuk mengetahui bagaimana cara mencegahnya. Berikut ini adalah cara mencegah obesitas pada anak.

  • Pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan dan melanjutkannya hingga anak berusia 2 tahun. Anak yang diberi ASI Eksklusif dan ASI dalam jangka waktu yang lebih lama memiliki resiko obesitas yang lebih rendah pada anak usia 6-8 tahun dibandingkan anak yang tidak mendapatkan ASI eksklusif dan mendapat ASI dalam jangka waktu singkat.
  • Menerapkan pola makan sehat : membatasi makanan yang tinggi lemak dan gula serta menyediakan makanan keluarga yang sehat.
  • Meningkatkan aktivitas fisik dengan cara membatasi aktivitas sedentary lifestyle, seperti menonton tv berjam-jam atau bermain video game.
  • Sebelum sekolah, biasakan anak sarapan di pagi hari.
  • Kurangi jajanan seperti makanan fast food dan makanan berlemak.
  • Belajar mengenal rasa lapar dan kenyang. Anak harus belajar bagaimana merasakan antara rasa ingin makan saja dan benar-benar lapar. Anak juga harus mengenal rasa kenyang sehingga meskipun dia masih ingin makan, dia akan berhenti makan.
  • Makan di saat waktunya makan. Kebiasaan makan sambil menonton TV atau melakukan hal lain yang menyenangkan tanpa sengaja akan menyebabkan anak melampiaskan emosinya dengan makan sehingga dapat meningkatkan resiko obesitas di kemudian hari.

Dampak Obesitas Pada Anak

Tahap lanjutan dari bagaimana mengenali penyebab, gejala dan cara mengatasi obesitas pada anak adalah mengenali dampak obesitas pada anak. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa terjadi jika anak mengalami obesitas.

  • Mempunyai perkembangan seks sekunder lebih cepat.
  • Penyakit jantung.
  • Diabetes melitus.
  • Gangguan pernafasan.
  • Beresiko menderita GERD.
  • Meningkatkan resiko kanker.
  • Meningkatkan resiko stroke dan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Menyebabkan gangguan perkembangan tulang kaki dan tangan.
  • Meningkatkan resiko terkena alergi.
  • Efek psikologis.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai penyebab, gejala dan cara mengatasi obesitas pada anak. Sekian semoga bermanfaat.


programdetoksifikasi

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!