Jenis Vaksin Atau Imunisasi Untuk Bayi Dan Balita

Hai bunda, sudahkah anak anda diimunisasi? jika belum, segeralah berikan vaksin yang termasuk ke dalam Imunasi Dasar Lengkap (IDL). Mungkin selama ini kita hanya mengetahui yang termasuk ke dalam IDL adalah imunisasi polio dan campak, padahal lebih dari itu. Ya, saat ini atau di tahun di 2017 akan ada beberapa vaksin yang masuk ke dalam IDL. Hal ini berdasarkan info yang diberikan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). H.M subuh, yang merupakan seorang Dirjen Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit (P2P) kemenkes RI menyatakan bahwa akan ada 3 vaksin baru yang merupakan demonstrated project di 2017. Jadi saat ini akan ada 8 vaksin yang termasuk ke dalam IDL. Apa saja? berikut ini adalah macam-macam dan jenis-jenis vaksin atau imunisasi untuk bayi dan balita.

Human Papillomavirus (HPV)

Vaksin HPV merupakan vaksin yang berfungsi untuk mencegah kanker serviks dan diberikan pada anak kelas 5 dan 6 SD. Pada awal kemunculannya, vaksin ini menimbulkan kontroversi karena diisukan dapat mengakibatkan menopause dini. Tapi dr. Elizabeth Jane Soepardi yang merupakan seorang direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Depkes RI, membantah hal tersebut. Beliau mengatakan bahwa selama 14 tahun kemunculan vaksin HPV di dunia, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa vaksin ini mengakibatkan menopause dini.

Pneumococcus

Vaksin Pneumococcus merupakan salah satu jenis vaksin atau Imunisasi untuk bayi dan balita yang akan hadir pada tahun 2017 di Indonesia. Tujuan pemberian vaksin ini adalah untuk melawan bakteri Pneumococcus. Bakteri Pneumococcus merupakan bakteri penyebab infeksi saluran darah, meningitis, sinus, infeksi telinga dan radang paru (pneumonia). Mengingat sangat buruknya akibat yang ditimbulkan oleh bakteri ini, maka tidak heran jika WHO menganjurkan pemberian vaksin anti virus Pneumococcus.

Rubella

Menteri kesehatan Republik Indonesia, Nila F. Moeloek menjelaskan bahwa anak yang terkena virus Rubella akan mempunyai masalah kesehatan seperti kelainan jantung, tuli dan buta. Untuk mengatasinya, mulai tahun 2017 akan diberlalukan pemberian vaksin Rubella, hal ini sesuai dengan anjuran Badan Kesehatan Dunia yaitu WHO. Bahkan rencananya, vaksin ini akan menggantikan vaksin campak.

Menurut penjelasan WHO, pemberian vaksin ini dapat dikombinasikan dengan vaksin virus lainnya ataupun berwujud vaksin tunggal yaitu berdiri sendiri. Dalam bentuk kombinasi, vaksin Rubella biasa dikombinasikan dengan vaksin pencegah campak, gondok dan varicella (MMRV); vaksin pencegah gondok, campak dan Rubella (MMR); vaksin pencegah campak dan Rubella (MR).

Campak

Imunisasi campak merupakan salah satu jenis vaksin atau imunisasi untuk bayi dan balita yang sudah diterapkan sejak lama. Vaksin ini fungsinya untuk mencegah campak. Umumnya diberikan pada anak usia sembilan bulan.

BCG Polio 1

Jenis vaksin atau imunisasi untuk bayi dan balita selanjutnya adalah BCG Polio 1. Vaksin BCG Polio 1 umumnya diberikan pada anak yang sudah berusia satu bulan. Tujuan pemberian vaksin ini adalah untuk mencegah penyakit polio dan Tuberculosis (TBC).

Bulan DPT-Hb-Hib 1 Polio 2

Imunisasi ini diberikan ketika bayi berusia 2 bulan. Manfaat dari pemberian vaksin ini adalah dapat mencegah pneumonia, meningitis, hepatitis B, tetanus, batuk rejan, difteri dan polio.

DPT-HB-Hib 2 Polio 3

Vaksin ini fungsinya hampir sama dengan vaksin sebelumnya yaitu untuk mencegah pneumonia, meningitis, hepatitis B, tetanus, batuk rejan, difteri dan polio. Bedanya, vaksin ini diberikan pada anak usia 3 bulan.

DPT-HB-Hib 3 Polio 4

Sebenarnya ini adalah vaksin lanjutan dari nomor-nomor sebelumnya. Vaksin ini diberikan pada anak jika sudah berusia 4 bulan. Fungsinya sama yaitu untuk mencegah pneumonia, meningitis, hepatitis B, tetanus, batuk rejan, difteri dan polio.

Itulah beberapa jenis vaksin atau imunisasi untuk bayi dan balita. Jadi jangan lewatkan satu pun imunisasi yang sudah disebutkan tadi ya, agar anak anda senantiasa sehat dan terhindar dari penyakit berbahaya. Sekian dan semoga bermanfaat.


programdetoksifikasi

 

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!