Cara Diet Untuk Penyakit Asam Urat

Asam urat merupakan salah satu penyakit yang mengganggu dan menyerang sendi. Dalam dunia medis, penyakit asam urat juga dikenal dengan nama penyakit gout atau arthritis gout. Sudah menjadi rahasia umum bahwa asam urat sangat erat kaitannya dengan pola makan kita. Untuk itu, sangatlah tepat kalau kita melakukan diet untuk mencegah penyakit asam urat ini. Sebab dengan diet yang baik, kadar asam urat akan bisa kembali normal. Dalam diet, kita dianjurkan untuk mematuhi prinsip-prinsip tertentu yang dapat menurunkan kadar asam urat. Apa saja prinsip-prinsip dalam diet asam urat? berikut ini adalah beberapa tips atau cara diet untuk penyakit asam urat.

Komitmen Dan Sabar

Cara diet untuk penyakit asam urat yang pertama adalah komitmen dan sabar. Segala sesuatu memang memerlukan waktu dan proses. Aturan ini hampir selalu terjadi dalam segala hal termasuk ketika kita menginginkan tubuh yang sehat. Selalu memiliki disiplin yang keras dalam mengendalikan pola makan yang benar. Ini merupakan kunci dibalik kesuksesan diet. Kegagalan para pelaku diet banyak disebabkan oleh obsesi yang berlebihan dan rendahnya komitmen pada tujuan diet yang dijalaninya.


Obat Herbal Asam Urat

 

Memilah Makanan Berdasarkan Kadar Purin

Kita tidak mungkin menghilangkan sama sekali asupan purin ke dalam ke dalam tubuh sebab hampir semua bahan makanan mengandung purin. Yang perlu dilakukan bukanlah menghilangkan purin, tetapi mengendalikan asupannya. Walau bagaimanapun purin diperlukan oleh tubuh.

Bagaimana cara mengendalikan asupan purin? hindari makanan dan minuman yang mengandung purin tinggi. Makanan apa saja yang mengandung purin tinggi? untuk mengetahuinya, anda bisa membaca artikel sebelumnya tentang Makanan Yang Mengandung Purin Tinggi Dan Rendah. Bahan makanan dibagi tiga golongan berdasarkan kandungan purinnya, golongan A purin tinggi, golongan B purin sedang, dan golongan C purin rendah.

Makanan golongan A adalah makanan yang wajib dihindari. Makanan golongan B adalah makanan yang perlu dibatasi konsumsinya, dalam artian boleh dikonsumsi, tetapi tidak dengan berlebihan. Makanan golongan C adalah makanan yang relatif paling aman dikonsumsi.

Saat memilih bahan makanan, antara hewani atau nabati, sebaiknya kita lebih memilih sumber-sumber nabati. Kenapa? misalnya, ada 2 bahan dengan kandungan purin dari nabati dan hewani, efeknya terhadap hiperurisema (peningkatan asam urat darah) dari keduanya berbeda. Makanan hewani cenderung cepat meningkatkan kadar asam urat, sedangkan makanan nabati relatif lebih aman untuk dikonsumsi.

Konsumsi Karbohidrat Kompleks

Cara diet untuk penyakit asam urat berikutnya adalah konsumsi karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks adalah karbohidrat yang sulit dicerna oleh usus. Penyerapan karbohidrat kompleks ini relatif pelan, memberikan rasa kenyang lebih lama, dan tidak cepat menaikkan kadar gula darah dalam tubuh. Proses karbohidrat kompleks diubah menjadi glukosa lebih lama daripada karbohidrat sederhana, sehingga persedian energi bisa dipakai secara bertingkat sepanjang hari.

Karbohidrat sederhana ditemukan dalam makanan-makanan memiliki lebih sedikit kalori dan cenderung diubah menjadi lemak. Karena itu, menu makanan yang mangandung karbohidrat kompleks lebih baik untuk diet karena menyediakan lebih banyak energi, lebih kaya vitamin dan mineral serta membuat kita kenyang lebih lama. Sumber-sumber makanan karbohidrat kompleks adalah roti whole grain (roti gandum), oatmeal, nasi singkong, dan ubi.

Mengonsumsi karbohidrat kompleks sangat baik bagi penderita gangguan asam urat melalui urine. Sebaliknya, konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa, seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop akan meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Rendah Protein Dan Rendah Lemak

Asam urat adalah turunan purin, sedang purin diproses dari protein. Maka, makanan berprotein tinggi dapat menyebabkan asam urat. Protein, terutama yang berasal dari hewan, sangat cepat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Oleh karena itu, dalam pengaturan pola makan, pilihlah sumber makanan yang mempunyai kandungan rendah protein daripada makanan tinggi protein. Sumber protein yang disarankan adalah protein nabati yang berasal dari susu, keju, dan telur.

Cukupi Asupan Nutrisi

Cara diet untuk penyakit asam urat berikutnya adalah cukupi asupan nutrisi. Setiap hari tubuh membutuhkan berbagai nutrisi (vitamin dan mineral) untuk menunjang kerja organ-organnya. Kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral memang sedikit, tetapi kebutuhan tersebut wajib dipenuhi. Kekurangan nutrisi yang dibutuhkan akan membuat tubuh kehilangan keseimbangan yang akan menimbulkan gangguan kesehatan. Untuk itu, konsumsilah vitamin dan mineral yang cukup setiap harinya.

Makanlah lebih banyak variasi sayuran dan buah untuk mendapatkan nutrisi bagi tubuh. Semakin banyak jenis sayur atau buah yang dikonsumsi maka semakin banyak jenis vitamin yang masuk ke dalam tubuh. Jangan lupa, konsumsi buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, tomat, buah cherry dan strowberry. Usahakan memakannya dalam keadaan segar.

Manfaat konsumsi buah dan sayuran adalah karena dapat menurunkan tingkat keasaman dalam darah. Penurunan tingkat asam (meningkatkan kebasaan) dapat membantu mengeliminasi asam urat dari dalam darah. Selain itu, kandungan serat yang dimiliki oleh sayuran dan buah-buahan dapat membantu menurunkan penyerapan purin dalam saluran cerna, sehingga turut serta mencegah kenaikan asam urat dalam darah.

Banyak Minum Air Putih

Banyak minum air putih merupakan hal yang selalu disarankan dalam program diet apapun termasuk diet untuk penderita asam urat. Dalam kasus penderita asam urat, minum banyak air putih berguna untuk membantu mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh melalui keringat dan urine. Jadi, konsumsilah air putih sebanyak 2 sampai 3 liter dalam sehara secara rutin. Selain itu, minum air putih jangan sampai menunggu haus. Untuk lebih jelasnya, baca artikel sebelumnya tentang Manfaat Air Putih Untuk Penderita Asam Urat.

Terapkan Pola Hidup Sehat

Cara diet untuk penyakit asam urat yang berikutnya dalah menerapkan gaya atau pola hidup yang sehat. Pola hidup sehat sangat besar pengaruhnya terhadap kesehatan kita. Oleh karena itu, jika saat ini kita belum memiliki gaya hidup yang sehat, segera ubah dengan niat yang kuat. Hidup dengan pola yang sehat tidak akan ada ruginya. Hilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok, konsumsi alkohol, kurang tidur dan tidak banyak bergerak atau tidak berolahraga.

Itulah beberapa tips atau cara diet untuk penyakit asam urat. Selain beberapa hal yang sudah disebutkan tadi, penting juga untuk berpikir positif. Karena dengan berpikir positif, akan menjaga komitmen kita untuk konsisten dalam mencari cara mengendalikan asam urat. Dengan berpikir positif, kita akan menjalani diet dengan tenang dan nyaman. Sekian dan semoga bermanfaat.


Cara Diet Untuk Penyakit Asam Urat

 

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!